Mengungkap Sejarah Kuntilanak dan Cara Memanggilnya

Mengungkap Sejarah Kuntilanak dan Cara Memanggilnya- Hantu Kuntilanak pada hakikatnya bersumber dari  bangsa China yang berkeyakinan bahwa roh Poyang dan Moyang mereka memiliki kekuatan besar dan masih berkeliaran di sekitar mereka. Kuntilanak dikenal oleh bangsa China dengan nama Puntianak. Yakni kepercayaan yang menyebutkan bahwa Seorang wanita yang meninggal ketika melahirkan, dengan kondisi punggung yang berlubang. Dalam dongengnya itu diceritakan bahwa jika lubangnya itu dipaku, maka Puntianak itu akan kembali menjelma sebagai manusia yang punya pantangan selama hidupnya untuk menaiki anak tangga, memanggil anak ayam, dan melihat darah orang yang melahirkan.

Mengungkap Sejarah Kuntilanak dan Cara Memanggilnya

Hantu kuntilanak merupakan salah satu hantu yang paling di takuti oleh masyarakat kita. Sosok hantu ini biasanya berwujud wanita dengan rambut panjang dan mempunyai suara rintihan yang sangat menakutkan.

Kemunculan / penampakan hantu kuntilanak, konon biasanya disaat malam hari sehabis waktu maghrib, terlebih saat hujan rintik-rintik. Menurut mitos yang beredar, jika ada suara kuntilanak terdengar jauh, maka sebenarnya kuntilanak itu deket dengan kita dan sebaliknya, jika suara kuntilanak terdengar dekat, maka hantu ini jauh dari lokasi kita.

Berbicara mengenai kuntilanak, ternyata dalam catatan sejarah indonesia, nama hantu ini justru di jadikan salah satu nama kota terkenal di Indonesia yakni Kota Pontianak. Sedangkan asal usul nama hantu kuntilanak yaitu diambil dari dua kata “Kunti” yang berarti Bunting dan “Anak” yang berarti Anak. Jadi hantu kuntilanak artinya adalah hantu wanita yang meninggal saat bunting atau melahirkan anak.

CARA MEMANGGIL KUNTILANAK


cara memanggil kuntilanak adalah dengan melatunkan sebuah tembang Jawa. Tidak sama dengan cara memanggil jaelangkung,yang bisa dilakukan oleh siapa saja, lain halnya dengan kuntilanak.

Cara memanggil kuntilanak hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki kemampuan “lebih” dari orang kebanyakan. Kemampuan ini belum bisa dipastikan bagaimana cara memperolehnya karena ada beberapa mitos yang mengatakan bahwa kemampuan ini hanya diperoleh dari nenek moyang atau keturunan, dan ada pula yang mengatakan dialah orang yang terpilih tanpa sebab apapun (kalo di film matrix "The One" :).

Jika tembang jawa pemanggil kuntilanak ini dinyanyikan, dapat membuat si korban (sasaran santet) menjadi mimisan, setelah itu si”penembang” akan memuntahkan belatung (sejenis ulat yang memakan mayat atau organ yang sudah busuk), dan si korban menjadi mimisan, kemudian akan mati mengenaskan dengan kepala terpelintir. Konon ritual yang sama akan terjadi bila tembang jawa ini dinyanyikan,

nyanyi - mimisan - belatung - mati mengenaskan.

Bersahabat dengan kuntilanak, dengan tujuan memelihara kuntilanak adalah juga termasuk salah satu cara untuk balas dendam, memperoleh pesugian,dan yang erat kaitannya dengan cara”memperlancar” usaha atau bisnis yang sedang dijalani.

selain itu juga harus mematuhi beberapa syarat seperti, meminta persembahan makanan, juga ada yang perlu membakar kemenyan pada waktu - waktu tertentu, bahkan juga ada yang tidak harus menggunakan syarat apa-apa. tergantung kontrak awalnya gimana.